Inilah 5 Tantangan Penulis Untuk Konsisten Menulis

"Saya sebenarnya suka menulis, tapi dulu ketika masih kuliah"
"Saya apalagi pernah jadi juara penulis tapi kalo sudah punya anak susah cari waktu untuk menulis"

Beberapa alasan bebas diungkapkan karena setiap orang memiliki hak untuk berpendapat. Namun, jika sudah memiliki niat kuat maka gunung akan kudaki lautan akan kusebrangi, hmm apakah sanggup?
Jangankan mendaki gunung naik tangga saja sudah berkeringat, jangankan menyebrangi lautan melewati jembatan gantung sudah berdebar - debar. Itu hanya sepenggal cerita klasik untuk sebuah pembuktian. Bagi penulis yang sudah memiliki niat kuat dalam diri maka tidak akan mengeluh dengan  sejuta tantangan. Karena menulis sebenarnya tak pernah mengenal waktu dan usai, semua orang bebas berekspresi kapanpun dan dimanapun.



Jika menulis sudah menjadi candu maka dengan sendirinya waktu dan kesempatan itu datang. Artinya penulis akan lebih efektif mengatur waktu dan menggunakan kesempatan. Kala anak-anak tidur atau sekolah maka kita bisa menulis bisa juga ketika pagi hari saat mereka masih terlelap dalam mimpi. Namun, ketika pekerjaan rumah dan keluarga bisa dikonsidisikan godaan lain sering melambaikan tangan mengajak bercengkaram. Tantang penulis untuk konsisten menulis bukan hanya setumpuk pekerjaan rumah ataupun anak-anak.

Tenyata tanpa disadari 5 hal ini adalah tantangan penulis untuk konsisten menulis

1. Berselancar di dunia maya

Niat awalnya adalah menulis, ketika laptop dibuka siap tempur menuangkan ide dalam sebuah tulisan. Ada informasi yang harus di cari di google, namun ternyata ada hal yang menarik
misalnya berita selebritis yang sedang up to date, produk baru yang sedang discount. Akhirnya penulis anteng berselancar di dunia maya dan lupa tujuan awal membuka laptop. Tantangan penulis untuk konsisten menulis ini mungkin pernah kita alami. Alih-alih mencari informasi untuk menulis arikel namun jadi keasyikan membaca hal-hal yang hanya bersifat fun yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan riset kita

2. Lebih suka menanti dan menunda

Tantang penulis untuk konsisten menulis yang satu ini kadang menjadi bumerang sendiri. Lebih suka menanti-nanti hingga mepet deadline. Project menulis sebulan kadang tidak dicicil setiap hari, menanti dan menunda padahal  waktu itu tidak pernah berhenti. Baru tersadar ketika editor meminta revisi.  Mulailah membuat agenda menulis berapa halaman yang harus ditulis maka bagi menjadi berapa hari sehingga ada target menulis setiap hari

3. Mengabaikan ide

Ide seperti cinta datang dan pergi sesuka hati. Ketika dicari-cari ide sering bersembunyi namun ketika tidak dibutuhkan dia muncul bahkan antri di kepala. Tantangan penulis untuk konsisten menulis adalah malas menuliskan  ketika ide itu hadir. Cuma diingat namun pada akhirnya lupa karena banyak hal yang harus dilakukan. Maka lawan tantang tersebut ketika ide muncul langsung tulis maksimal simpan di handphone

4. Tidak fokus

Ketika membuka laptop selain menulis, kadang kita membuka media sosail. Hal tersebut tidak salah namun tantangan penulis untuk konsisten menulis saat itu adalah tetap fokus jangan dulu berkomentar di status orang lain, atau chatting di inbox. karena hal ini akan membuat penulis anteng chatting di dunia maya, alhasil tulisan tidak selesai

5. Mengobrol dengan teman dalam waktu yang lama

Tanatang penulis  untuk konsisten menulis bukan hanya di dunia maya melalui media sosial. Ternyata tantangan penulis bisa saja orang sekitar kita. Misalnya sering mengobrol dengan tetangga atau teman dalam waktu yang  lama dengan topik pembicaraan yang kurang bermanfaat. Bukan membatasi bersosialisasi namun, jika ingin konsisten menulis maka tantangan penulis untuk konsisten menulis yang satu ini harus dikurangi.

Siap melawan tantang penulis  ?
Jika mampu menaklukkannya maka akan menjadi penulis yang konsisiten.
Untuk menjadi penulis yang konsisten tak perlu menyebrangi lautan ataupun mendaki gunung. cukup dengan 3M yaitu menulis, menulis dan menulis tanpa kata tapi.
Selamat menulis!

Baca juga : ada-hikmah-dibalik-sakit-

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Inilah 5 Tantangan Penulis Untuk Konsisten Menulis"

Post a Comment

Mohon untuk bijak dalam berkomentar